Sofa berbaring dan sofa stasioner berbeda terutama dalam fitur yang tersedia. Sofa stasioner dirancang untuk digunakan sebagai tempat duduk dan tidak memiliki fungsi berbaring, karenanya istilah stasioner. Sofa stasioner telah ada selama berabad -abad dan merupakan bentuk tempat duduk lama yang andal. 
Namun, sofa stasioner tidak membiarkan orang berbaring mundur. Sementara sofa stasioner memang memungkinkan pengguna untuk meletakkan di atas bantal, sofa yang berbaring dapat memungkinkan banyak orang untuk berbaring dalam kenyamanan.
Sofa berbaring adalah kombinasi dari sofa stasioner klasik dan mekanika mandul yang dipelopori oleh La-Z-Boy Company. Perusahaan yang pada akhirnya akan menjadi La-Z-Boy dimulai di sebuah garasi pada tahun 1927 ketika sepupu Edwin Shoemaker dan Edward Knabusch merancang kursi slat kayu yang bersandar.
Kursi itu adalah kursi malas pertama dan meluncurkan merek LA-Z-Boy. Saat ini, inovasi kursi malas modern yang disebabkan oleh desain perusahaan furnitur telah menjadikan sofa yang bersandar sebagai pilihan tempat duduk ruang tamu yang bagus.
Sofa berbaring biasanya menampilkan dua bagian mekanis yang berbaring di kedua ujung sofa dan beberapa fitur sofa yang bersandar di seluruh unit.
Inovasi ini memungkinkan Anda tempat duduk tambahan sambil tetap membiarkan Anda bersantai seolah -olah Anda berada di kursi malas. Jika Anda atau keluarga suka menendang kembali dan bersantai setelah seharian bekerja, maka sofa yang berbaring adalah pilihan yang bagus.
